Layanan Taman Baca

Perpustakaan menyediakan taman baca beserta koleksinya yang nyaman diluar ruangan .Taman baca Perpustakaan SMA Negeri 1 Jepara nyaman bagi siswa dan guru membaca buku di luar ruangan.

Ruang Baca

Perpustakaan SMA Negeri 1 Jepara Menyediakan sumber informasi dan ilmu pengetahuan yang dapat menunjang proses pembelajaran dan pendidikan di sekolah..

Layanan Internet

Layanan internet gratis bagi pengguna perpustakaan.terbuka kesempatan bagi pengguna perpustakaan untuk mencari informasi yang berasal dari database-database yang berada di dalam dan luar negeri

Layanan Sepeda Pintar

Layanan Sepeda Pintar adalah media untuk mendistribusian koleksi yang dipesan pemustaka yang letaknya jauh dari perpustakaan. Layanan Unggulan di Perpustakaan SMA Negeri 1 Jepara.

Perpustakaan yang Aman dan Lengkap

Perpustakaan sekolah berfungsi untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam menggunakan sumber informasi. Perpustakaan SMA 1 Jepara kondusif dan lengkap memenuhi kebutuhan informasi siswa

Layanan Pustakawan yang Ramah

Pustakawan SMA 1 Jepara ramah dan menyenangkan. Siswa sangat nyaman berkomunikasi dan meminta bantuan penelusuran informasi

Rabu, 01 April 2020

RESENSI NOVEL DEAR NATHAN




RESENSI NOVEL DEAR NATHAN

Judul buku : Dear Nathan
Penerbit : Best Media
Tahun Terbit : Maret 2016
Jumlah Halaman : 528 hlm
Nomor Edisi : ISBN 978-602-6940-14-8

Sinopsis
Novel Dear Nathan ini bergenre roman, yang mengisahkan suatu kisah di masa putih abu-abu. Di dalam kisah tersebut terkisah 2 insan yang memiliki kepribadian yang sangat berbeda bak langit dan bumi. Sebut saja Salma, gadis lugu yang sangat takut jika berbuat kesalahan itu pindah ke sekolah yang di dalamnya terdapat banyak sekali murid-murid yang berlatar belakang urakan.
Sungguh hal ini membuat Salma merasa tidak nyaman. Terlebih lagi pada hari pertama Salma pindah ke sekolah barunya dan ia sudah mendapatkan masalah karena telat datang ke sekolah barunya. Namun ada seorang laki-laki yang membantu Salma lolos dari hukuman keterlambatan pada saat itu, dia bernama Nathan cowok yang sangat terkenal dengan sifatnya yang sering membuat ulah disekolah.
Namun seiring berjalannya waktu Nathan merasa ada yang berbeda dalam dirinya, ia merasa bahwa Salma dapat memberikan hal yang positif untuknya dan selama berada dekat Salma, Nathan sering merasa ada perasaan yang aneh menyelimutinya.
Setelah banyak waktu yang ia habiskan bersama dengan Salma selama di sekolah Nathan banyak mengalami perubahan, ia yang terkenal dengan sifatnya yang senang membuat olah setelah mengenal Salma ia menjadi pribadi yang lebih baik lagi, namun apakah Salma merasakan hal yang sama dengan apa yang Nathan rasakan? Nathan pun takut untuk menyatakan perasaan yang sesungguhnya kepada Salma karena selama ini Salma selalu bersikap jutek dan cuek terhadap Nathan.

Kelebihan
Novel ini menceritakan kisah masa putih abu-abu yang sangat epik sekali karena kehadiran sosok Nathan yang berkarakter unik, penulis sengaja membuat Nathan sebagai cowok yang memiliki karakter yang agak sulit untuk ditebak, namun yang menjadi spesial dsri Nathan ini meskipun ia banyak di cap tidak baik oleh orang-orang di sekolahnya, akan tetapi Nathan bukan tipikal cowok yang suka menyakiti perasaan cewe, hal itu terlihat dari sikap yang ia lakukan dan kata-kata yang ia lontarkan pada novel Dear Nathan tersebut. Dan penulis sangat cerdas karena membuat semua tokoh yang berperan dalam cerita Novel Dear Nathan ini memiliki karakter yang kuat.

Kekurangan
Penggunaan kaidah literasi pada novel Dear Nathan ini tidak tersusun dengan baik. Para pembaca seringkali menemukan suatu diksi yang tidak pas dan kata-kata yang digunakan terbilang tidak baku dan efisien. Kekurangan ini sebenarnya dapat dimaklumi karena novel Dear Nathan ini diangkat dari Wattpad. Para pembaca merasa tidak cocok pada penggunaan bahasa yang digunakan oleh peran Nathan saat ia menggunakan kata saya-kamu, rasanya itu tidak sesuai dengan kepribadian Nathan yang berkarakter bad guy.

RESENSI NOVEL PROMISE





PROMISE
Judul Buku: Promise
Penulis: Dwitasari
Penerbit: Loveable
Tahun Terbit: 2016
Sinopsis
Rahman merupakan cowok yang berasal dari Jogja. Ia berwajah tampan namun berkepribadian sederhana dan lugu. Hal ini berkebalikan dengan sahabatnya yang bernama Aji. Aji, seorang cowok yang playboy namun setia kawan. Suatu hari, Aji ingin mengubah Rahman menjadi cowok yang dapat merasakan cinta dan berwawasan luas namun caranya salah.
Aji memberi Rahman DVD porno namun ketahuan ayahnya sehingga Rahman belum sempat menontonnya. Ayahnya merasa nama baik sebagai cucu kyai tercoreng sehingga menjodohkan Rahman dengan anak sahabatnya.
18 bulan kemudian, Rahman melanjutkan kuliah di Milan. Ia bersahabat dengan Moza setelah Ia kehilangan Aji yang telah pergi mewujudkan cita-citanya sebelum lulus sekolah. Ia tulus bersahabat dengan Moza, namun hal ini membuat Moza jatuh cinta kepadanya. Selain menuntut ilmu, tujuannya ke Milan adalah untuk mencari gadis pujaannya yang menghilang.
Seiring berjalannya waktu, Rahman bertemu dengan Aji yang kini sudah berubah karena telah memiliki pasangan. Ia pun turut bahagia atas kebahagiaan Aji. Namun, Rahman masih menyimpan luka akibat cinta sejatinya yang hilang. Di sisi lain, Moza sadar bahwa Ia akan berjuang demi cintanya kepada Rahman.
Kelebihan
Alur ceritanya bagus, gaya bahasanya mudah dimengerti pembaca sehingga pembaca merasa nyaman saat menikmati ceritanya.
Kekurangan
Sampul bukunya kurang memiliki daya tarik bagi pembaca.

Senin, 14 Oktober 2019

Resensi Novel SI ANAK PINTAR

RESENSI BUKU

Judul Buku          : SI ANAK PINTAR
Penulis                 Tere Liye
Penerbit               : Republika Penerbit
Tahun Terbit        : Cetakan 2, Desember 2018
Jumlah Halaman  : 345 halama
n

Orientasi
Pukat adalah salah satu novel yang bercerita tentang salah satu anak mamak yaitu Pukat. Diantara seluruh anak mamak, Pukat lah yang paling pintar dan cerdas. Novel ini bercerita tentang Pukat dan keluarganya yang mendukung keadilan.
Sinopsis

“Kau bukan Pukat si anak yang pintar… kau lebih dari itu, kau Pukat si anak yang genius.”
Buku ini menceritakan tentang Pukat, si anak paling pintar dalam keluarga. Masa kecilnya dipenuhi petualangan seru dan kejadian kocak, serta jangan lupakan pertengkaran dengan kakak dan adik-adiknya. Tapi apakah dia mampu menjawab teka-teki hebat itu, apakah harta karun paling berharga di kampung mereka?  Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah mahkotanya.


Analisis

  Paragraf di atas merupakan sinopsis dari novel “Si Anak Pintar” yang ditulis oleh Tere Liye, salah satu penulis ternama di Indonesia. Hampir seluruh novelnya terjual laris dan mendapatkan kategori best seller. Novel ke-3 dari serial anak-anak mamak ini membuat para penggemar Tere Liye penasaran. Dengan cover yang unik membuat para pembaca ingin segera mengetahui isi dari novel tersebut. Pukat yang dididik di dalam keluarga yang super disiplin, memegang teguh nilai-nilai kebaikan, menjunjung tinggi kehormatan keluarga walaupun mereka berada di lingkungan yang jauh dari kota, kabupaten maupun kecamatan. Akan tetapi, anak-anak mamak memiliki cita-cita luar biasa yang tak kalah dengan cita-cita orang kota, mereka diberi pemahaman kehidupan dengan contoh-contoh yang selalu diterapkan oleh mamak dan Bapak (pak syahdan).

  Pukat adalah anak laki-laki tertua dalam keluarga sederhana. Ia yang baru memasuki kelas 5 SD akan tetapi sudah memiliki pemahaman yang baik. Ia anak yang pandai, sering kali menjawab pertanyaan-pertanyan Burlian yang selalu ia tanyakan dimanapun dan kapanpun. Tak hanya menjawab pertanyaan-pertanyaan Burlian, sering kali ia menggunakan kepandaiannya untuk memecahkan masalah ataupun membantu orang.

  Petulangan pukat dimulai dari pertama kali ia dan Burlian menaiki kereta api, benda yang ia sebut-sebut sebagai ular besi. Banyak hal yang mereka dapatkan, pengalaman yang sangat mengesankan yang akan segera mereka hadapi. Berada di dalam ular besi yang menyenangkan dengan pemandangan hutan dan gunung yang berkelok-kelok indah. Hingga saat-saat penting yang mereka tunggu yaitu melewati terowongan panjang yang teramat gelap. Banyak hal yang terjadi di dalam ular besi tersebut. Salah satunya yaitu karcis Burlian yang hilang, hingga Bapak bertemu dengan kawan lamanya, Sipahutar. Beruntunglah, masalah karcis Burlian yang hilang dapat teratasi karena memang Bapak adalah sahabat dekat Sipahutar.

 Mereka melewati terowongan yang gelap dengan mitos simata merah, Pukat dan Burlian sepakat menutup mata mereka, selang beberapa menit kereta yang mereka tumpangi tiba-tiba terdengar suara letusan senjata yang bersahutan sekaligus kereta berhenti mendadak ditengah-tengah terowongan yang gelap gulita. Ternyata semua ini adalah ulah sekawanan perampok yang hendak menjalankan aksinya di dalam ular besi. Dengan aturan main, 2 orang memegang karung sedang penumpang memberikan semua benda berharganya. Tak seorangpun di dalam kereta api boleh bergerak, jika bergerak maka akan segera dilempar keluar kereta. Di tengah-tengah aksi perampokan Pukat menaburkan bubuk kopi yang berada dipangkuannya, kopi ditaburkan di celana dan sepatu perampok. Hal inilah yang akhirnya membantu polisi untuk menemukan kawanan perampok yang merugikan banyak pihak. Karena kecerdikannya, komandan polisi kagum dengan ide dan aksinya hingga komandan polisi tersebut menjulukinya dengan nama “si anak jenius”.

  Novel yang ditulis oleh Tere Liye ini menceritakan tentang kesederhanaan hidup, memberi pemahaman bahwa untuk mencapai sesuatu yang tinggi ditengah kesederhanaan bukanlah suatu halangan akan tetapi sebuah tantangan, bagimana menghormati cita-cita dengan kejujuran. Contoh kecil yang ada dalam novel ini adalah ketika pukat harus mengambil pulpen yang dibelinya sewaktu anak pemilik warung sedang sakit sehingga pemilik warung mengharuskan menutup warung dan menjaga anaknya. Sang pemilik warung mengizinkan Pukat untuk mengambil sendiri barang yang diperlukannya. Di sekolah ia dikenal sebagai anak yang pintar dan mudah bergaul sehingga ia memiliki banyak teman. Raju menjadi teman karibnya 5 tahun terakhir.. Meski banyak perbedaan pendapat di antara mereka akan tetapi mereka bisa menyelesaikan masalahnya. Salah satu contonya adalah ketika mereka memiliki perbedaan pendapat hingga mereka saling bermusuhan. Saat Pukat memilki shio kambing dan Raju memiliki shio ayam. Pukat paling tidak suka dipanggil dengan sebutan “kambing” dan begitupun dengan Raju, ia sama sekali tidak suka dipanggil dengan sebutan “ayam”. Sebenarnya permasalahan sederhana yang berimbas besar pada persahabatan mereka dipicu dari rasa iri Raju terhadap Pukat, Pukat yang selalu baik dan pandai di mata Pak Bin dan teman-teman. Hingga suatu hari Wak Lihan mengadakan acara pernikahan anaknya hingga mereka bertemu di kedai gulai yang disediakan oleh Wak Lihan. Ketika mereka ditanyai hendak memakan gulai apa yang mereka inginkan mereka menjawab serempak “kambing” jawab Pukat begitu pula “ayam” kata Raju. Begitulah cara unik yang membuat mereka berdamai. Akan tetapi di tengah-tengah kehangatan persahabatan mereka, kampung mereka dilanda bencana banjir besar dan memisahkan dua insan yang telah lama membangun persahabatan.

  Sekalipun Pukat merupakan anak yang baik akan tetapi bukan berarti ia selalu menuruti semua perintah Mamaknya. Ia pernah membantah saat disuruh menghabiskan sarapan. Pukat merasa bosan dengan menu yang hanya nasi dan kecap asin meskipun  Mamaknya sudah mengingatkannya. Kisah kecil ini mengingatkan kita bahwa dalam kondisi apapun kita harus tetap mensyukuri nikmat yang telah diberikan TUHAN.

  Pukat yang selalu penasaran akan hal baru, selalu berusaha mencari tahu teka-teki yang diberikan Wak Yati (kakak ayah Pukat) meskipun ia malas menjawab teka-teki yang diberikan Wak Yati karena teramat sulit untuk dipecahkannya.

  Empat belas tahun kemudian Pukat berhasil menggapai cita-citanya untuk bisa bersekolah di Amsterdam dan ia berjanji akan segera kembali ke kampung halamannya untuk mengabdikan diri serta menjawab teka-teki yang diberikan Wak Yati. Sekalipun Wak Yati sudah jauh berada di alam yang berbeda akan tetapi Pukat akan menjawab teka-tekinya di atas pusaranya.

  Di tengah cerita, penulis menghilangkan tokoh Raju sehingga yang diketahui oleh pembaca adalah Raju sudah meninggal. Tetapi setelah pembaca membaca akhir cerita, muncullah tokoh Raju  yang ternyata ia masih hidup dan menjadi pilot sesuai dengan cita-citanya.


Kelebihan Buku

  Novel ini mampu menyampaikan pesan yang begitu penting pada setiap pembaca. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan menggunakan alur maju mundur untuk mengetes tingkat penasaran dan pemahaman pembaca. Penulis menceritakan detail peristiwa dengan begitu alur ceritanya mengalir dan memudahkan pembaca untuk berimajinasi dan menelaah maksud dari apa yang ingin disampaikan oleh penulis.


Kekurangan Buku

  Ada beberapa kata yang berasal dari bahasa Belanda akan tetapi tidak disertai dengan artinya sehingga menyulitkan pembaca untuk mengetahui maksudnya. Walaupun terlihat sangat sedikit, tetapi tetap mempengaruhi pembaca, karena tidak mengerti dengan kata tersebut. Dan di beberapa bagian, ceritanya agak meloncat ke bagian lainnya.
Evaluasi
  Novel ini banyak mengandung pelajaran kehidupan yang hendak disampaikan kepada pembacanya. Seperti,  kita harus menyayangi orang tua kita terutama ibu kita. Karena kita tidak tau betapa kerja kerasnya mereka saat mengasuh kita dan tidak ada seorang ibu yang tega untuk menyakiti darah daging sendiri tanpa alasan yang jelas.
  Nilai moral kedua adalah agar menjaga perkataan yang hendak disampaikan,  karena perkataan dapat menimbulkan prasangka buruk dan dapat menyakiti perasaan orang lain. Novel ini memiliki bahasa yang indah sehingga mudah dipahami oleh si pembaca. Namun sayangnya novel ini terdapat bahasa belanda yang tidak dimengerti oleh si pembaca. 

Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah 2019

Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah 
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019
Tanggal 7 - 25 Oktober 2019 di BPSDMD Provinsi Jawa Tengah




Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis aparatur, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Tahun 2019.

Tujuan Kegiatan
Mewujudkan tenaga perpustakaan SMAN, SMKN dan SLBN di Jawa Tengah yang Profesional.

Penyelenggara
Penyelenggara Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Tahun 2019 adalah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah diselenggarakan selama 15 hari kerja mulai tanggal 8 s/d 25 Oktober 2019, bertempat di Kampus Sumbing Unit II BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Jl. Setiabudi 201A Semarang.